PemerintahanPendidikan

Sinergi Pemkab Mojokerto dan FK Ubaya Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Desa

12
×

Sinergi Pemkab Mojokerto dan FK Ubaya Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Desa

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Indonesiajayanews.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) Tahun 2026 oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto.

KKN FK Ubaya Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Desa Sehat melalui Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting”. Kegiatan berlangsung mulai 5 hingga 31 Januari 2026 di lima desa di Kecamatan Trawas, yakni Desa Ketapanrame, Tamiajeng, Duyung, Kedungudi, dan Selotapak.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menegaskan keterlibatan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan penurunan stunting.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan percepatan penurunan stunting yang berkelanjutan,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra, seperti dikutip dalam rilis Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Selasa (6/1/2026).

Gus Barra menyampaikan stunting merupakan permasalahan strategis nasional yang memerlukan penanganan secara konvergen dan terintegrasi. Pemkab Mojokerto terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat intervensi spesifik dan sensitif di tingkat desa. (Arifin/Kominfo)