Pendidikan

BEM Universitas Hang Tuah Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kementerian Pertahanan RI

12
×

BEM Universitas Hang Tuah Lakukan Kunjungan Ilmiah ke Kementerian Pertahanan RI

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Indonesiajayanews.com – 30 Januari 2026 bertempat di Gedung Direktorat Teknologi dan Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan ilmiah yang diikuti oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hang Tuah, Raihan Asfi Priadi, sebagai perwakilan resmi BEM Universitas Hang Tuah Surabaya.

Kunjungan ilmiah ini dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan, nilai-nilai bela negara, serta dialog strategis antara mahasiswa dan institusi negara, khususnya dalam konteks pertahanan nasional dan ketahanan demokrasi.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, Presiden BEM Universitas Hang Tuah telah menerima pembekalan dan arahan langsung dari pimpinan Universitas Hang Tuah sebagai bentuk dukungan institusional terhadap peran mahasiswa dalam forum strategis tingkat nasional.

Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama, Kemahasiswaan, Kemaritiman, dan Alumni Universitas Hang Tuah, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa Universitas Hang Tuah dalam dialog dengan institusi negara merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan dan karakter kebangsaan mahasiswa.

“Mahasiswa Universitas Hang Tuah harus hadir sebagai representasi intelektual dan kebangsaan. Keterlibatan dalam dialog strategis dengan institusi negara merupakan bagian dari pembekalan agar mahasiswa memiliki pemahaman utuh mengenai bela negara, kemaritiman, dan kepentingan nasional,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni (KA. BKKA) Universitas Hang Tuah, Budi Priyono, S.Sos., M.M, menegaskan bahwa kampus memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan BEM Universitas Hang Tuah dalam kunjungan ilmiah ini.

“Keikutsertaan BEM Universitas Hang Tuah merupakan bentuk kepercayaan institusi. Pembekalan dan pendampingan diberikan agar mahasiswa mampu membawa nama baik universitas dan menyampaikan gagasan secara konstruktif dalam forum nasional,” tuturnya.

Dalam kegiatan kunjungan ilmiah tersebut, Presiden BEM Universitas Hang Tuah berkesempatan melakukan dialog langsung dengan:

• Brigjen TNI Hengky Yuda Setiawan, Direktur Sumber Daya Pertahanan, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI.
• Brigjen TNI Budi Haryono, Direktur SDM Potensi Pertahanan, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Forum Penyelamat Reformasi dan Demokrasi (FPRD) yang diketuai oleh Risat Sanger, S.IP, sebagai bagian dari upaya membangun ruang dialog konstruktif antara mahasiswa, masyarakat sipil, dan negara.

Universitas Hang Tuah menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang memperoleh kesempatan untuk mengirimkan perwakilan mahasiswa dalam kunjungan ilmiah ini. Kesempatan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif BEM Universitas Hang Tuah dalam Workshop Bela Negara Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Manado pada 30 November 2025.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui sesi dialog dan diskusi strategis yang membahas peran mahasiswa sebagai bagian dari SDM potensi pertahanan non-militer, tantangan pertahanan di tengah konflik multidimensi, ancaman non-militer, serta pentingnya penguatan kesadaran bela negara yang adaptif dan kontekstual.

Presiden BEM Universitas Hang Tuah, Raihan Asfi Priadi, menyampaikan bahwa kunjungan ilmiah ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab moral mahasiswa.

“Kunjungan ini menjadi ruang dialog ilmiah dan kebangsaan bagi mahasiswa. Kami meyakini bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi sebagai subjek perubahan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan nasional,” ujar Raihan Asfi Priadi.

Sementara itu, Brigjen TNI Hengky Yuda Setiawan menegaskan bahwa pertahanan negara membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda.

“Pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan nasional dari sisi sosial, intelektual, dan ideologis,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Brigjen TNI Budi Haryono, yang menekankan bahwa konsep bela negara harus dimaknai secara luas dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Bela negara di era saat ini tidak selalu identik dengan angkat senjata, tetapi bagaimana generasi muda mampu menjaga persatuan, menangkal ancaman non-militer, dan berkontribusi sesuai dengan bidang keilmuannya,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan ilmiah ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat dialog kebangsaan. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi penguatan peran BEM Universitas Hang Tuah sebagai mitra strategis kampus dalam membentuk mahasiswa yang berwawasan kebangsaan, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan nasional. (Arifin)

Universitas Hang Tuah – Kampus Unggul
Excellence in Maritime Education