TNI dan Polri

Dermaga Tawiri Kodaeral IX Miliki Peran Strategis Dukung Pergerakan KRI Jalani Operasi di Wilayah Timur Indonesia

5
×

Dermaga Tawiri Kodaeral IX Miliki Peran Strategis Dukung Pergerakan KRI Jalani Operasi di Wilayah Timur Indonesia

Sebarkan artikel ini

Ambon, Indonesiajayanews.com – TNI AL-Kodaeral IX (25/2/2026).
Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku menjadi salah satu dermaga yang memiliki peran strategis dalam mendukung pergerakan unsur-unsur KRI TNl AL dalam menjalankan tugas operasi menjaga kedaulatan wilayah perbatasan di wilayah timur Indonesia.

Seperti dukungan terhadap dua kapal perang jenis angkut tank, KRI Teluk Kendari-518 yang di komandani oleh Letkol Laut (P) Fanny Gunawan Siregar dan KRI Teluk Ende-517 yang di komandani oleh Letkol Laut (P) Marlin Milian Sibarani, bertolak kembali jalankan misi operasi selanjutnya pada Rabu (25/2/2026) ini.

Keberangkatan kedua KRI ini, merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dari TNI dalam menjaga stabilitas di wilayah timur Indonesia.

KRI Teluk Kendari-518 bertolak dalam rangka Operasi Trisula Jaya-26. Kapal ini mengangkut personel on board dari Yon 7, 8, dan 9 Marinir guna mendukung Satgas Pamtas RI-PNG Mobile T.A 2026.

Sedangkan KRI Teluk Ende-517 menjalankan misi Operasi Trisula Jaya-25. Fokus utama misi KRI Teluk Ende-517 adalah mengangkut satuan tugas pengamanan perbatasan dari Yonif 731/Kabaresi dan Yonif 725/Woroagi.

Selain itu, di hari yang sama, intensitas kegiatan di Kesatrian Dermaga Tawiri semakin meningkat dengan tibanya KRI Panah-626.

Kapal Perang Republik Indonesia ini di komandani oleh Letkol Laut (P) Yudha Himawan sandar dalam rangka pelaksanaan Operasi Garda Batara-26 Periode I di bawah BKO Guspurla Koarmada III.

Kegiatan keberangkatan dan penyambutan unsur KRI tersebut turut dihadiri oleh Aslog Dankodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Paur Matpsi Disminpers, Kasubbag Kitlam serta Danton dan Pasukan Merflug dari Kodaeral IX.

Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan dukungan penuh Kodaeral IX terhadap kelancaran operasional setiap unsur KRI yang bertugas menjaga marwah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Arifin/@Dispen Kodaeral IX).