Pemerintahan

Gubernur Jatim Apresiasi Seniman dan Pelaku Budaya Jatim

5
×

Gubernur Jatim Apresiasi Seniman dan Pelaku Budaya Jatim

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Indonesiajayanews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan apresiasi kepada seniman dan pelaku budaya, tunjangan kehormatan juru pelihara cagar budaya, serta sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Kota Malang, Minggu (22/2/2026).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, pemanfaatan kawasan Taman Krida Budaya menjadi bukti ruang publik dapat menggerakkan ekonomi sekaligus budaya.

“Taman Krida juga menjadi napas bagi para PKL untuk tumbuh dan berusaha. Kami mengapresiasi para pedagang yang tertib serta para seniman yang terus menjaga dan menghidupkan warisan budaya Jawa Timur,” ujarnya.

Apresiasi diberikan kepada 500 pelaku budaya Jawa Timur berupa uang sebesar Rp1.000.000 per orang. Selain itu, penambahan honorarium sebesar Rp1.500.000 diberikan kepada 100 juru pelihara cagar budaya sebagai bentuk perhatian atas dedikasi mereka dalam menjaga situs dan aset budaya daerah.

Pemprov Jatim juga menyerahkan 46 sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia kepada 22 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penyerahan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan dan pengembangan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan dengan Pasar Takjil Ramadan 1447 H yang berlangsung pada 18 Februari hingga 17 Maret 2026 di kawasan Taman Krida Budaya Jawa Timur. Sebanyak 150 UMKM dari wilayah Malang Raya ambil bagian dengan target kunjungan 3.000 orang per hari.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari mengatakan kegiatan ini menjadi momentum memperkuat ekosistem budaya dan pariwisata. Menurutnya, sinergi antara pelaku budaya, pemerintah, dan pelaku usaha mikro diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat juga mengapresiasi penataan PKL di kawasan Taman Krida Budaya Jawa Timur. Menurutnya, penataan tersebut menciptakan kawasan yang lebih tertib dan nyaman, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang publik yang produktif, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus memastikan pelestarian budaya berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat.(Arifin/Kominfo)