Pemerintahan

Hadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Tarbiyatul Fudlola, Bupati Sidoarjo AjakWarga Tetap Guyub

5
×

Hadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Tarbiyatul Fudlola, Bupati Sidoarjo AjakWarga Tetap Guyub

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Indonesiajayanews.com – Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni penutupan tahun ajaran, melainkan bentuk rasa syukur sekaligus muhasabah atau evaluasi perjalanan pendidikan santri selama satu tahun.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat menghadiri Tabligh Akbar Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Tarbiyatul Fudlola’ Prambon yang diikuti
oleh ratusan santri, Kamis malam (5/2/2026).

Turut hadir di acara itu, Camat Prambon Herry Santoso, jajaran Forkopimka, pengasuh Ponpes Tarbiyatul Fudlola’ KH. Mahfud Abu Bakar, KH. Lukman Syafi’i, KH. Ashud, Rais Syuriah MWC Prambon KH. Nur Kholis, sahabat Ansor, sahabat Banser, serta para alim ulama.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan masa studinya di pesantren.
“Kepada para santri yang telah menyelesaikan masa studi, saya ucapkan selamat.

Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan pesantren, agar melahirkan santri yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap menghadapi tantangan zaman.

Sementara bagi santri yang masih menempuh pendidikan, Subandi mengajak untuk terus semangat menuntut ilmu. “Jangan pernah lelah menuntut ilmu, karena ilmu adalah cahaya yang membimbing kita menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Subandi menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam kehidupan
masyarakat. Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat penyebaran nilai-nilai Islam yang damai serta turut menjaga harmoni sosial.

“Pesantren sangat penting dalam memperkuat persatuan dan membangun generasi berkarakter,” ungkapnya.

Subandi menyinggung kondisi akses jalan menuju pondok pesantren. Ia
menyampaikan bahwa dirinya sempat melintas di jalur dekat sungai, tepat di samping RS. Mitra Sehat Mandiri. Dalam kesempatan itu, ia menanggapi aspirasi pengasuh pondok terkait jalan yang belum berpaving.
Subandi pun memastikan Pemkab Sidoarjo akan membantu peningkatan akses jalan tersebut. “Insya Allah, nanti akhir tahun ini akan kita paving sampai belakang pondok,” ujarnya.

Subandi juga mengajak seluruh warga yang hadir untuk menjaga kekompakan, saling menyapa, dan mempererat kerukunan antarwarga. “Ayo bareng-bareng semuanya, kompak, guyub, rukun dengan tetangganya,” ucapnya.

Di akhir acara, Subandi menyampaikan pesan penting kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2026.

Ia meminta warga tetap menjaga persaudaraan dan kekeluargaan, meskipun berbeda pilihan calon kepala desa.

“Saya titip, ayo tetap guyub rukun dalam keluarga dan masyarakat. Karena nanti
tanggal 24 Mei ada Pilkades. Pilihlah calon-calon yang mau membangun desa,”
tegasnya.

Subandi mengingatkan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil pilihan masyarakat sendiri, sehingga tidak boleh ada permusuhan setelah pemilihan. “Jangan sampai gara-gara beda pilihan, habis itu tidak saling sapa dengan tetangga,” pungkasnya.(Arifin/Kominfo)