Surabaya

IMI Surabaya Gelar Latihan Bersama dan Seleksi Atlet, Upaya memberi ruang untuk pembalap Liar

18
×

IMI Surabaya Gelar Latihan Bersama dan Seleksi Atlet, Upaya memberi ruang untuk pembalap Liar

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Indonesiajayanews.com – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya menggelar rangkaian kegiatan latihan bersama (latber) hingga seleksi atlet sebagai bagian dari pembinaan pembalap dan persiapan menghadapi kejuaraan nasional. Dan PORPROV X/2027

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari pada 14–15 Maret dengan melibatkan atlet, mekanik, bengkel, serta komunitas balap.

Pada Sabtu (14/3), kegiatan diawali dengan latihan bersama atlet Puslatcab 2025 yang berlangsung pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.

Selanjutnya pukul 16.30 hingga 20.00 WIB digelar latihan bersama drag race sebagai bagian dari persiapan menuju kejuaraan nasional.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan drag setting komunitas yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Sementara itu, pada Minggu (15/3) digelar seleksi atlet Puslatcab PORPROV X/2027 yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.

Seleksi ini menjadi bagian dari program pembinaan berjenjang untuk menjaring pembalap muda potensial juga dari para pembalap liar di Kota Surabaya.

Ketua IMI Kota Surabaya, Samsurin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya organisasi untuk memberikan ruang bagi para pembalap, bengkel, dan mekanik agar dapat menyalurkan bakatnya secara resmi dan terarah.

“IMI Kota Surabaya ingin memberikan ruang yang luas bagi para joki, bengkel, dan mekanik agar mereka bisa berkompetisi secara berjenjang. Dengan adanya wadah resmi seperti ini, kami berharap dapat menekan praktik balap liar di jalanan,” ujar Samsurin melalui rilis yang diterima Redaksi, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, dari rangkaian latihan bersama yang telah dilaksanakan sejak 6 Maret, dilanjutkan 8 Maret, serta kegiatan pada 14 dan 15 Maret, pihaknya optimistis dapat memperoleh data penting terkait dunia balap di Surabaya.

“Target kami adalah membangun database pembalap, mekanik, bengkel, hingga penyelenggara event. Data ini penting untuk pembinaan dan pengembangan olahraga otomotif di Surabaya,” katanya.

Selain itu, IMI Surabaya juga berencana memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membentuk sekolah balap.

Program tersebut akan memberikan materi dasar kepada calon pembalap, mulai dari pengenalan sirkuit, teknik dasar balap, hingga manajemen tim.

Tak hanya pembalap, pembinaan juga akan menyasar sektor bengkel dan mekanik.

IMI Surabaya berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Surabaya untuk memberikan pelatihan khusus mekanik balap.

“Untuk bengkel dan mekanik, kami akan bekerja sama dengan Disnaker Surabaya agar mereka bisa mendapatkan pelatihan mekanik balap secara profesional,” jelas Samsurin.

Selain itu, IMI juga akan memberikan pembekalan kepada para event organizer (EO) atau penyelenggara event balap agar kegiatan yang digelar sesuai dengan regulasi IMI dan pedoman nasional olahraga kendaraan bermotor.

Melalui program ini, IMI Surabaya juga membuka peluang bagi para pembalap jalanan untuk dibina secara resmi.

“Kami akan melakukan seleksi berjenjang. Para pembalap liar yang memiliki potensi akan kami arahkan dan bisa dipromosikan menjadi tim sparring atlet Puslatcab, saya sangat berterima kasih pada masyarakat Surabaya, ketum KONI Surabaya dan Disbudporapar Kota Surabaya yang memberi banyak kesempatan untuk otomotif surabaya berkembang lebih besar,” pungkasnya.(Dodi Nice)