TNI dan Polri

Kodaeral V Hadiri Akselerasi Asta Cita Presiden RI Menuju Jawa Timur Bersih Narkoba

7
×

Kodaeral V Hadiri Akselerasi Asta Cita Presiden RI Menuju Jawa Timur Bersih Narkoba

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Indonesiajayanews.com – Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., diwakili Kadiskum Kodaeral V Letkol Laut (H) Suhardiman, S.H., menghadiri kegiatan Akselerasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Menuju Jawa Timur Bersih Narkoba sebagai Gerbang Baru Nusantara yang diselenggarakan bersama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Gedung Balai Pemuda Surabaya. Jumat (13/02/2026)

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan penguatan ketahanan sosial masyarakat. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) Jatim Awards 2025 oleh Kepala BNNP Jawa Timur kepada desa dan kelurahan berprestasi yang dinilai berhasil mengimplementasikan inovasi Desa Bersinar Tematik di Jawa Timur.

Adapun penerima penghargaan Desa Bersinar Jatim Awards 2025 adalah sebagai berikut:
Juara 1 diraih oleh Kepala Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sekaligus sebagai Inovasi Desa Bersinar Tematik di Jawa Timur, Juara 2 diraih oleh Lurah Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, sebagai Inovasi Desa Bersinar Tematik di Jawa Timur, dan Juara 3 diraih oleh Kepala Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, sebagai Inovasi Desa Bersinar Tematik di Jawa Timur.

Selain penyerahan penghargaan, kegiatan ini juga ditandai dengan Pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Layanan Terpadu P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) oleh Gubernur Jawa Timur.

Dalam sambutanya Gubernur Jawa Timur DR. (H.C.) DRA. HJ. Khofifah Indar Parawansa, M.SI., berharap Satgas yang dikukuhkan hari ini dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, keberanian, dan semangat kolaborasi. Perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.

“Sebagai Gerbang Baru Nusantara, Jawa Timur memiliki posisi strategis dalam arus mobilitas manusia dan barang. Oleh karena itu, penguatan pengawasan dan ketahanan sosial masyarakat menjadi kunci agar kemajuan ekonomi tidak dibayangi ancaman narkotika”, terangnya.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, SIK., S.H., M.Si., mengatakan, secara geografis, Jawa Timur sebagai pintu gerbang timur pulau jawa memiliki kerawanan tinggi, terutama pada jalur laut. Garis pantai yang panjang pelabuhan tikus (Unofficial Ports) menjadi celah sindikat dengan modus Ship to Ship di tengah laut. Banyak desa pesisir kini masuk kategori zona merah yang jika tidak diantisipasi akan menjadi pintu masuk kehancuran generasi muda,” tegasnya.

Diharapkan melalui kegiatan Akselerasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia ini, terwujud sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.(Arifin)