Internasional

KRI Bima Suci Sandar di Colombo, Awali Etape Diplomasi di Sri Lanka

1144
×

KRI Bima Suci Sandar di Colombo, Awali Etape Diplomasi di Sri Lanka

Sebarkan artikel ini

Colombo, Indonesiajayanews.com – TNI AL. Koarmada II. 15 April 2026, KRI Bima Suci unsur Satban Koarmada II yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, S.E., M.Tr.Opsla., dalam pelayaran mengemban tugas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktik Kartika Jala Krida (KJK) Taruna Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-73 Tahun 2026, telah tiba di Colombo, Sri Lanka, setelah melaksanakan pelayaran selama tujuh hari dari Belawan, Medan. Kapal latih kebanggaan TNI AL tersebut sandar di Dermaga Bandaranaike Quay 2, Colombo. Rabu (15/4).

Kedatangan KRI Bima Suci yang membawa 79 Taruna AAL serta delegasi Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026 disambut dengan penuh antusias oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Sri Lanka Dewi Gustiana Tobing, didampingi sejumlah pejabat TNI AL dan perwakilan Indonesia di Colombo, di antaranya Waaslog Kasal Laksma TNI Aji Nurmanihadi, Stafsus Kasal Laksma TNI Bambang Dharmawan, Athan RI Brigjen TNI Mar Burhanuddin, Paban V Sopsal Kolonel Rasyid, Asathan RI Mayor Adm Wisnu Yudhantara, serta staf KBRI Colombo.

Setelah sandar, Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto bersama Waaslog Kasal Laksma TNI Aji Nurmanihadi, Stafsus Kasal Laksma TNI Bambang Dharmawan, Athan RI Brigjen TNI Mar Burhanuddin, serta Perwira Pelaksana Latihan Letkol Laut (P) Priyono dan perwakilan Taruna AAL melaksanakan Courtesy Call ke Western Naval Area Sri Lanka. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Jagath Kumara selaku Commander Western Naval Area sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan antar angkatan laut kedua negara.

Selanjutnya, rombongan Satlat KJK 2026 juga melaksanakan Courtesy Call kepada Dubes RI untuk Sri Lanka Dewi Gustiana Tobing. Sejumlah kegiatan lainnya juga dijadwalkan selama mereka berada di Colombo, yakni Genderang Suling di Galle Face Green. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan diplomasi antara TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut Sri Lanka, memperkenalkan budaya Indonesia, serta meningkatkan wawasan dan profesionalisme para Taruna dalam kancah internasional.

(Arifin/Pen/2)