InternasionalTNI dan Polri

KRI Raden Eddy Martadinata-331 Singgah di Darwin, Bekal Ulang Menuju Latihan Multilateral Kakadu 2026

9
×

KRI Raden Eddy Martadinata-331 Singgah di Darwin, Bekal Ulang Menuju Latihan Multilateral Kakadu 2026

Sebarkan artikel ini

Australia, Indonesiajayanews.com – TNI AL. Koarmada II. 9 Maret 2026, Kapal Perang Republik Indonesia KRI Raden Eddy Martadinata-331 singgah di Pelabuhan Darwin, Australia, Senin (9/3), dalam rangka melaksanakan bekal ulang sebelum melanjutkan pelayaran menuju Sydney untuk mengikuti latihan multilateral Exercise Kakadu 2026.

Kedatangan KRI Raden Eddy Martadinata-331 disambut oleh Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Darwin Bagus Hendrasi Kobarsi beserta staf, serta Atase Pertahanan Republik Indonesia untuk Australia Laksma TNI Novera Budi Lesmana. Penyambutan tersebut merupakan bentuk dukungan dari perwakilan Republik Indonesia di Australia terhadap partisipasi TNI Angkatan Laut dalam kegiatan latihan internasional tersebut.

Exercise Kakadu merupakan salah satu latihan maritim multilateral terbesar yang diselenggarakan oleh Royal Australian Navy dan melibatkan berbagai negara sahabat. Keikutsertaan TNI Angkatan Laut melalui KRI Raden Eddy Martadinata-331 bertujuan untuk meningkatkan kerja sama militer, memperkuat interoperabilitas antar angkatan laut, serta mempererat hubungan persahabatan di antara negara-negara peserta.

Selain itu, partisipasi dalam latihan ini juga menjadi kesempatan bagi prajurit TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan taktis, serta pengalaman dalam melaksanakan operasi maritim bersama di lingkungan internasional.

Kegiatan ini merupakan implementasi perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., yang sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar setiap unsur TNI AL senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalisme prajurit, serta memperkuat kerja sama maritim dengan negara sahabat dalam mendukung tugas pokok menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia.

(Pen/2)