Surabaya, Indonesiajayanews.com – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya melalui Biro Kemahasiswaan, Kemaritiman, dan Alumni (BKKA) menyelenggarakan Workshop dan Coaching Clinic Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026 pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Ruang Seminar Lt. 2 Universitas Hang Tuah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi seleksi Program P2MW yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Acara dibuka oleh Ka. BKKA UHT Budi Priyono, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Program P2MW tidak hanya merupakan kompetisi untuk memperoleh pendanaan, tetapi juga merupakan program pembinaan yang mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi.
“Workshop bedah proposal ini sangat penting karena kualitas proposal menjadi kunci utama dalam proses seleksi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami aspek penilaian, sistematika penyusunan proposal, model bisnis, potensi pasar, hingga proyeksi keberlanjutan usaha,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Jacobus Wiwin Kuswinardi, S.T., S.Kom., M.Kom., ACC., yang merupakan reviewer nasional Kompetisi P2MW dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam sesi pemaparan materi, ia berbagi wawasan, pengalaman, serta strategi penyusunan proposal yang kompetitif agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Apt. Farizah Izazi, S.Farm., M.Farm, selaku Kepala Bagian Pembinaan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis BKKA UHT, para dosen pendamping Program P2MW, serta mahasiswa peserta workshop.
Budi Priyono juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2022 hingga 2025, BKKA Universitas Hang Tuah telah berhasil meloloskan 24 tim wirausaha mahasiswa untuk mendapatkan pendanaan P2MW dari Belmawa Kemdiktisaintek. Pada tahun 2025, sebanyak 4 tim mahasiswa UHT berhasil memperoleh pendanaan, dan 3 tim lainnya berhasil lolos ke ajang KMI Expo 2025 yang diselenggarakan di Universitas Tidar, Jawa Tengah.
“Melalui workshop ini kami berharap proposal mahasiswa UHT dapat semakin berkualitas dan mampu bersaing secara nasional. Target kami pada tahun 2026 minimal 18 tim dapat lolos pendanaan P2MW,” tambahnya.
Workshop dan coaching clinic ini diikuti oleh 34 tim P2MW UHT yang terdiri dari 81 mahasiswa dengan didampingi 26 dosen pembimbing. Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga kesempatan untuk melakukan diskusi serta mendapatkan masukan langsung terkait proposal ide bisnis yang sedang disusun.
Melalui kegiatan ini, Universitas Hang Tuah berharap proposal mahasiswa pada P2MW 2026 dapat lolos pendanaan serta berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.(Arifin)












