Pemerintahan

Sinergi Bangkalan–Sampang Perketat Pengawasan MBG, SPPG Mlajah 2 Sabet Predikat Dapur Terbaik

1271
×

Sinergi Bangkalan–Sampang Perketat Pengawasan MBG, SPPG Mlajah 2 Sabet Predikat Dapur Terbaik

Sebarkan artikel ini

Bangkalan, Indonesiajayanews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dan Pemkab Sampang dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin nyata. Kedua daerah ini menunjukkan sinergi kuat melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pemantauan serta Pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Acara strategis yang digelar di Hotel Harris, Surabaya, pada Kamis (16/4/2026) ini menjadi tonggak penting dalam memastikan kualitas dan akuntabilitas program gizi nasional di tingkat tapak.

Rapat yang dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi ini melibatkan Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Direktur Pemantauan Wilayah II BGN, Bupati Bangkalan beserta Forkopimda, serta Bupati dan Wakil Bupati Sampang bersama jajarannya. Kehadiran Sekretaris Daerah, Ketua Satgas, dan kepala perangkat daerah terkait menegaskan bahwa MBG menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Fokus pada Kualitas dan Akuntabilitas

Forum evaluasi ini menitikberatkan pada penguatan sistem pengawasan agar bantuan gizi tidak hanya tepat jumlah, tetapi juga tepat mutu. Pembahasan mencakup standar operasional prosedur (SOP) dapur, higienitas bahan pangan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Bupati Bangkalan dalam sambutannya membeberkan capaian progresif program MBG di wilayahnya. Dari total 194 unit SPPG yang dibangun, sebanyak 112 unit telah beroperasi penuh melayani masyarakat, 13 unit siap beroperasi, dan 67 unit masih dalam tahap finalisasi konstruksi.

“Aspek keamanan pangan menjadi prioritas. Saat ini, 85 unit SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara 40 unit lainnya tengah melengkapi administrasi,” ujar Bupati Bangkalan.

Data lapangan menunjukkan dampak signifikan program ini. Hingga saat ini, tercatat 267.164 warga telah menerima manfaat langsung dari program MBG. Selain memperbaiki status gizi, program ini juga memicu efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal melalui pelibatan UMKM dalam rantai pasok bahan baku, sekaligus membuka lapangan kerja baru. Program ini juga diintegrasikan sebagai strategi kunci percepatan penurunan angka stunting di Bangkalan.

Prestasi Gemilang: SPPG Mlajah 2 Juara

Di tengah suasana evaluasi yang ketat, kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bangkalan. SPPG Bangkalan Mlajah 2 berhasil dinobatkan sebagai “Dapur Terbaik” dalam ajang evaluasi tersebut. Penghargaan ini diberikan atas konsistensi dapur tersebut dalam menerapkan standar higienitas tinggi, manajemen operasional yang rapi, dan kepuasan penerima manfaat.

Prestasi ini menjadi bukti konkret bahwa komitmen pemerintah daerah berbanding lurus dengan kualitas pelayanan di lapangan. Keberhasilan Mlajah 2 diharapkan dapat menjadi role model atau percontohan bagi unit SPPG lainnya di Madura dan Jawa Timur.

Melalui kolaborasi erat antara Bangkalan dan Sampang, serta evaluasi berkelanjutan bersama pemerintah pusat, optimisme tumbuh bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan terus meningkat kualitasnya. Target akhirnya jelas: mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas stunting untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.(Miskawi/humas bangkalan)